8 Cara Menghindarkan Anak Dari Stres
Cari Berita

Advertisement

8 Cara Menghindarkan Anak Dari Stres

Selasa, 28 Februari 2017

Memperhatikan tumbuh kembang si buah hati merupakan salah satu hal yang wajib untuk dilakukan oleh para orang tua. Tak hanya memperhatikan tentang nutrisi apa saja yang harus dikonsumsi oleh si buah hati, namun orang tua juga harus memperhatikan sisi psikologi atau kejiwaan yang di alami oleh anak.

8 Cara Menghindarkan Anak Dari Stres

Stres tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, namun stress rupanya juga dapat dialami oleh anak Anda tanpa Anda sadari. Tentunya, hal yang satu ini akan memberikan dampak yang sangat buruk bagi tumbuh kembang anak di masa yang akan datang apabila tidak ditanggapi dengan serius.

Nah, berikut ini ada 8 cara yang bisa orang tua lakukan untuk mengurangi dan menghindari terjadinya stress pada anak. Apa sajakah itu? Berikut jawabannya untuk Anda.

1. PAUD sebagai wahana untuk bermain dan mengenal dunia

Memang, pendidikan yang paling baik untuk anak dimulai dari rumah. Namun tak ada salahnya jika Anda memasukan anak Anda ke dalam PAUD. Nah, satu hal yang perlu Anda ketahui, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) bukan merupakan wahana untuk membuat anak mejadi lebih pintar atau lebih unggul, namun wahana yang satu ini untuk membantu anak dapat mengetahui perbedaan benda, warna, menyanyi, menari dan lain sebagainya.

baca juga : 6 Tips yang Bisa Bunda Lakukan Untuk Mengembangkan Kepintaran dan Kecerdasan Anak

2. Hindari kata “Jangan” kepada anak

Hindari kata jangan ketika berbicara kepada anak. Anda bisa menggantinya dengan menggunakan kata-kata yang lebih lembut untuk melarang hal-hal yang akan dilakukan si buah hati.

3. Sabar dan bijak

Berperilaku sabar dan bijak dalam mendidik anak merupakan salah satu hal wajib yang harus dilakukan oleh para orang tua. Orang tua yang sering berteriak, membentak dan bahkan berperilaku kasar rupanya dapat berpengaruh pada perkembangan anak di masa datang dan membuatnya depresi.
[ads-post]
4. Berikan alat peraga permainan edukasi

Kecanggihan gadget rupanya juga dapat menarik perhatian anak-anak. Namun, bagi para orang tua alangkah baiknya jika memberikan anak mainan edukasi seperti puzzle, lego, balok dan yang lain sebagainya. selain itu, berilah waktu luang untuk bisa bermain dengan anak.

5. Berlibur bersama minimal sebulan sekali

Seorang anak pun bisa merasakan penat, suntuk, bosan dan jenuh. Melakukan liburan keluarga minimal sebulan sekali seperti pergi ke mall bersama, memancing atau hanya sekedar berjalan-jalan ke taman kota merupakan hal yang wajib untuk dilakukan agar menghindarkan anak dari depresi serta membantu mempererat hubungan tranferensial antar anggota keluarga.

6. Sesibuk apapun Anda, jangan lupa untuk memberikan kasih sayang

Memeluk anak ternyata dapat membuat anak menjadi lebih percaya diri. Tak hanya itu, sering memberikan kasih sayang seperti membelai rambutnya, memeluknya, mencium dan lain sebagainya ternyata dapat mempererat ikatan batin antara orang tua dan anak.

7. Berdiskusi

Menemani anak pada saat bermain merupakan hal yang wajib dilakukan oleh orang tua. Sembari menemani buah hati bermain, ajaklah buah hati untuk berdiskusi mengenai berbagi macam hal agar mempererat hubungan Anda dengan buah hati.

artikel terkait : 5 Cara Menebalkan Rambut Bayi Secara Alami Yang Rugi Kalau Tak Dicoba

8. Jangan menunjukkan konflik keluarga di depan anak

Anak-anak yang sering melihat atau menjadi saksi dalam peristiwa KDRT secara tidak langsung dapat berakibat pada perkembangan, mental, emosi, kesehatan, prestasi akademik, perilaku dan yang lain sebagainya. Tentunya hal tersebut akan memberikan dampak yang sangat buruk bagi tumbuh kembang si buah hati kelak di masa yang akan datang.

Sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang si buah hati dengan baik. Menghindarkan anak dari stress merupakan salah satu langkah yang tepat untuk perkembangan yang baik bagi anak di masa yang akan datang.